Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makna Puisi Perempuan-Perempuan Perkasa

Makna-Puisi-Perempuan-Perempuan-Perkasa

Jabarkelana - Makna Puisi Perempuan-Perempuan Perkasa - Puisi Perempuan-Perempuan Perkasa adalah karya sastra yang ditulis oleh Hartojo Andangdjaja, seorang penyair Indonesia yang terkenal dengan kritik sosialnya. Puisi ini dimuat dalam buku kumpulan puisinya yang berjudul “Sajak-Sajak Hartojo Andangdjaja” yang diterbitkan pada tahun 1982.

Puisi ini mengangkat tema kesetaraan gender dan memuji peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari yang sering kali kurang terlihat. Puisi ini merayakan kekuatan, keberanian, dan cintakasih perempuan yang bekerja keras untuk menyokong keluarga dan masyarakat.

Puisi ini terdiri dari tiga bait, masing-masing terdiri dari empat baris. Penyair menggunakan gaya bahasa yang sederhana dan lugas, tanpa banyak menggunakan kiasan atau metafora. Penyair juga menggunakan rima akhir yang berpola a-b-a-b di setiap baitnya.


Bait pertama puisi ini menggambarkan perempuan-perempuan yang berjuang di medan perang, baik sebagai pejuang maupun sebagai pendukung. Penyair menyebut mereka sebagai “perempuan-perempuan perkasa” yang “menggempur musuh” dan “mengobati luka”. Penyair menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang sama pentingnya dengan laki-laki dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.

Bait kedua puisi ini menggambarkan perempuan-perempuan yang berjuang di bidang pendidikan, baik sebagai guru maupun sebagai murid. Penyair menyebut mereka sebagai “perempuan-perempuan perkasa” yang “mengajar ilmu” dan “menuntut hak”. Penyair menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.

Bait ketiga puisi ini menggambarkan perempuan-perempuan yang berjuang di rumah tangga, baik sebagai ibu maupun sebagai istri. Penyair menyebut mereka sebagai “perempuan-perempuan perkasa” yang “mengurus anak” dan “melayani suami”. Penyair menunjukkan bahwa perempuan memiliki tanggung jawab yang besar dalam mengurus keluarga dan menciptakan suasana yang harmonis dan bahagia.

Dari ketiga bait puisi ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa penyair ingin menyampaikan pesan bahwa perempuan adalah makhluk yang luar biasa, yang mampu berperan di berbagai bidang kehidupan, baik publik maupun privat. Penyair ingin menghargai dan menghormati perempuan sebagai mitra sejajar dengan laki-laki, yang memiliki hak dan kewajiban yang sama. Penyair juga ingin menginspirasi dan memotivasi perempuan untuk terus berjuang dan berkarya, tanpa merasa rendah diri atau minder.

Puisi ini merupakan salah satu karya sastra yang menggugah kesadaran kita tentang pentingnya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Puisi ini juga merupakan salah satu karya sastra yang mengapresiasi dan mengagumi perempuan-perempuan perkasa yang ada di sekitar kita.

WaRgA SiPiL
WaRgA SiPiL Mengutip sabda Rasulullah, “Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad). Besar harapan saya semoga hadirnya Blog ini. bisa memberikan manfaat bagi Anda.

Posting Komentar untuk "Makna Puisi Perempuan-Perempuan Perkasa"